AKBIDYO Jl. Parangtritis Km. 6, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Telp: (0274) 371345 Email: info@akbidyo.ac.id
Beranda | Mahasiswa

Rabu, 10 Mei 2017

Mahasiswa Akbidyo Ciptakan Minuman Dari Daun Kelor

DUA mahasiswa kebidanan dari Akademi Kebidanan Yogyakarta (AKBIDYO) berhasil mengembangkan produk minuman dari daun kelor. Mereka adalah Nimas Arum Saraswati dan Sundari. Produk minuman yang diberi nama Kalokola Healthy Drinks ini merupakan  terobosan  inovasi terbaru untuk pengolahan daun kelor.
Menurut Nimas, ide ini  muncul  karena  melihat  minat  masyarakat  yang  masih  rendah  terhadap produk  olahan  daun  kelor  yang  dianggap  masih  monoton sehingga  kurang  diminati. Selain itu, masyarakat juga masih belum sadar terhadap manfaat dari daun kelor tersebut. "Ide ini muncul sebagai inovasi serta gagasan baru untuk memenuhi kebutuhan gizi dan memperbaiki taraf kesehatan masyarakat,”kata Nimas, Senin (08/05/2017).
 
Dia menjelaskan secara ilmiah daun kelor berkhasiat untuk mengatasi kekurangan  gizi serta  mencegah  dan  menyembuhkan  berbagai penyakit. Kelor mengandung protein lebih tinggi daripada protein yang ada pada susu, sedangkan dari segi komposisi asam amino, kelor memiliki kadungan asam amino esensial lebih banyak dari pada susu, seperti asam amino yang berbentuk asam aspartat, asam glutamat, alanin, valin, leusin, isoleusin, histidin, lisin, arginin, venilalanin, triftopan, sistein dan methionin.
 
“Tidak hanya itu. Kelor juga  mengandung  banyak vitamin  yang  diperlukan oleh tubuh antara lain vitamin A, B1, B3, B12 dan vitamin C,”katanya.
 
Sayangnya, dari berbagai macam manfaat luar biasa dari kelor, tidak semua masyarakat  luas  mengetahui  khasiat  kelor  yang  sangat  menakjubkan  tersebut.  Kurangnya ketersebaran  informasi  serta  inovasi  yang  dianggap monoton  menjadikan penurunan  minat  masyarakat  untuk mengonsumsi kelor. 

Karena  itu, diperlukan  inovasi  baru  untuk  menumbuhkan  minat  masyarakat  dalam mengkonsumsi kelor. Salah satu yang mereka lakukan adalah dengan memadukan berbagai macam varian  rasa yaitu jaya (jahe soya), kotcha (kelor matcha),Cobi (Coklat Ubi ungu), Vanibi  (Vanila  Ubi  ungu),  coklat, stroberi  dan  vanila. 

Dosen Pembimbing mahasiswa, Pri Hastuti, M.Keb., menambahkan untuk kategori Premium ini lebih cenderung diperuntukkan ibu hamil,  ibu  menyusui,  serta  lansia,  karena  ketiga  golongan  ini  membutuhkan pemenuhan  kebutuhan  nutrisi  yang  lebih  banyak.  "Produk  ini  juga  dapat dikonsumsi oleh anak-anak di  atas  2 tahun, remaja dan dewasa  dengan masalah  defisiensi gizi sebagai pemenuhan gizi yang efektif,"tambah Pri Hastuti. (*)
 
krjogja. com


GALERI