AKBIDYO Jl. Parangtritis Km. 6, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Telp: (0274) 371345 Email: info@akbidyo.ac.id
Beranda | Berita

Senin, 21 Maret 2016

Akademi Kebidanan Yogyakarta (Akbidyo) Memberikan bekal kepada lulusan

Guna mempersiapkan lulusan agar mampu dan terampil berwirausaha, Akademi Kebidanan Yogyakarta (Akbidyo) mengadakan Pelatihan dan Bimbingan Teknis Kewirausahaan. Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY dan sudah terjalin sejak 2008.
Pelatihan dibuka Kadisnaskertrans DIY dr. Andung Prihadi, M.Kes., Kamis (17/3) di Balai Diklat Disnakertrans DIY Jl. Gedongkuning Yogyakarta. Hadir dan menyampaikan sambutan, Direktur Akbidyo Istri Bartini, S.SiT, MPH.
Pelatihan berlangsung selama empat hari diikuti 229 mahasiswa Akbidyo semester VI, terbagi menjadi dua gelombang, pertama 114 mahasiswa tanggal 17 - 20 Maret, sedangkan gelombang kedua akan diadakan 30 Mei hingga 2 Juni mendatang bagi 115 mahasiswa. Pemateri dari Disnakertrans DIY, IBI DIY, bank BNI 46, BPJS Kesehatan, Bidan Praktik Mandiri yang telah berhasil dan memiliki inovasi dalam pelayanan kebidanan.
Direktur Akbidyo  menjelaskan, pelatihan ini untuk membekali mahasiswa, agar setelah lulus, bisa berwirausaha dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Sehingga, dengan kemampuan berwirausaha menjadi tidak tergantung dengan formasi kerja dari pemerintah. Tujuan kegiatan ini untuk memotivasi, menambah wawasan entrepreneur bagi calon lulusan.
"Selain itu, untuk mempersiapkan lulusan mampu bersaing di dunia kerja, serta memberi gambaran merintis dan mengembangkan usaha"papar Istri.
Sedangkan dr. Andung menjelaskan, pemerintah menargetkan minimal 2 persen dari jumlah penduduk RI untuk berwirausaha, agar bisa mengangkat perekonomian. Saat ini, jumlah wirausaha baru sekitar 1,6 persen dari total penduduk.
Angka ini jauh dibawah negara - negara lain dikawasan ASEAN yang rata - rata sudah diatas 3 persen. "Diharapkan, lulusan Akbidyo bisa ikut memenuhi target pemerintah dibidang wirausaha,"harapnya.
Pada dua hari terakhir (19 dan 20 Maret) mahasiswa mengikuti field study ke Bidan Siti Aminah, SST dan Bidan Enok Nurnakiah, SST di Wonosobo, Jawa Tengah untuk mempelajari pengelolaan Bidan Praktik Mandiri (BPM).
Oleh Bidan Siti Aminah  dan Bidan Enok Nurnakiah diberikan penjelasan bahwa selama ini pasien persalinan di BPM bisa mencapai 20 an pasien per bulan, sehingga bidan praktik mandiri tidak perlu cemas dengan adanya aturan BPJS.
Selain itu bidan praktik mandiri bisa mengembangkan inovasi pelayanan kebidanan, misalnya memberikan pelayanan baby spa.(Ben)-o
 


GALERI
KEMAHASISWAAN

Rabu, 10 Mei 2017

Mahasiswa Akbidyo Ciptakan Minuman Dari Daun Kelor

DUA mahasiswa kebidanan dari Akademi Kebidanan Yogyakarta (AKBIDYO) berhasil mengembangkan produk minuman dari daun kelor. Mereka adalah Nimas Arum Saraswati dan Sundari. Produk minuman yang

 

Senin, 27 Februari 2017

Mahasiswa Akbidyo Juara II Cerdas Cermat ASI

Akademi Kebidanan Yogyakarta (Akbidyo) mengirimkan tiga orang mahasiswa untuk mengikuti lomba Cerdas Cermat ASI yang diselenggarakan oleh Pojok ASI Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad

 
(daftar berita)