AKBIDYO Jl. Parangtritis Km. 6, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Telp: (0274) 371345 Email: info@akbidyo.ac.id
Beranda | Berita

Senin, 09 Mei 2016

Sosialisasi Profesi Bidan dalam Sendratari

Puluhan gadis tampil gemulai dan luwes membawakan tarian kreasi diiringi musik playback bernuansa modern. Kadang gerakan dinamis, berubah enerjik dan ekspresif. Sesekali penonton memberi aplus saat para penari melakukan gerakan atraktif. Meski satu - dua diantaranya keliru melakukan gerakan, wajar karena mereka bukan penari profesional, tetapi mahasiswa calon bidan.
Pementasan diselenggarakan Akademi Kebidanan Yogyakarta (Akbidyo), di Plaza Monumen Serangan Oemoem 1 Maret Yogyakarta, Rabu (4/5) malam. Pergelaran itu memperingati hari Bidan Internasional setiap 5 Mei, melibatkan puluhan mahasiswa, bekerja sama dengan beberapa koreografer dan penata musik.
Malam itu, ditampilkan dua judul performa, yaitu Tari Nusantara dan Sendratari Srikandi Wirajaya, sebagai puncak acara. Tari Nusantara merupakan untaian dari berbagai unsur tarian etnik di Indonesia. Ada unsur tari Saman Aceh, Gambyong, Tortor, Kecak, tari pergaulan masyarakat Maluku, dan sebagainya.
Sedangkan Srikandi Wirajaya, menceritakan biografi singkat sosok perempuan 'pendekar' dalam pewayangan, Srikandi. Menggambarkan proses tumbuh kembang Srikandi sejak dalam kandungan Ibunya, Dewi Kondarini, masa kanak - kanak, remaja, hingga dewasa. Cerita dikemas dalam kolaborasi drama, tarian, dan nyanyian lagu bernuansa kekinian. Uniknya, saat proses persalinan Dewi Kondarini, dibantu dua bidan lengkap dengan atributnya.
Menurut Direktur Akbidyo, Istri Bartini, S.siT, MPH, pementasan bertujuan untuk berpartisipasi memperingati Hari Bidan Internasional. Selain itu, juga menyosialisasikan dan mengkampanyekan profesi bidan bagi kesehatan ibu dan anak. (Ben)-m
 


GALERI
KEMAHASISWAAN

Minggu, 03 September 2017

Lulus Cumlaude D3 Kebidanan: Retno Pantang Menyerah dalam Keterbatasan

Ada ungkapan "gantungkan cita - citamu setinggi langit". Realitanya untuk menggapainya bukan hal mudah. Seringkali harus menempuh jalan yang sulit, terjal dan berliku. Terlebih bagi

 

Rabu, 10 Mei 2017

Mahasiswa Akbidyo Ciptakan Minuman Dari Daun Kelor

DUA mahasiswa kebidanan dari Akademi Kebidanan Yogyakarta (AKBIDYO) berhasil mengembangkan produk minuman dari daun kelor. Mereka adalah Nimas Arum Saraswati dan Sundari. Produk minuman yang

 
(daftar berita)