s
AKBIDYO Jl. Parangtritis Km. 6, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Telp: (0274) 371345 Email: info@akbidyo.ac.id
Beranda | Berita

Kamis, 08 Desember 2016

Angkat Janji Mahasiswa Akbidyo

Mahasiswa Akademi Kebidanan Yogyakarta (Akbidyo) melaksanakan Angkat Janji sebelum menjalani praktik pre klinik. Angkat janji ini menandai kesiapan mental, keterampilan dan psikis menjelang praktik di lapangan.
Angkat Janji diikuti 151 mahasiswa Akbidyo semester 3, di Aula Pergiwo Pergiwati Kampus setempat, Senin (5/12). Prosesi ditandai dengan simbolis pemasangan kap (topi putih) oleh Direktur Akbidyo Istri Bartini, S.SiT, MPH. Sebelumnya, mereka telah mengikuti serangkaian pre tes dan pembekalan pada 26 November hingga 1 Desember.
Ketua Angkat Janji Nining Tunggal Sri Sunarti, SKM, MPH, menjelaskan Angkat Janji rutin dilakukan setiap tahun sebelum mahasiswa terjun ke lapangan praktik. Selanjutnya, mahasiswa akan melaksanakan praktik pre klinik selama 6 minggu. Tempat praktik yang digunakan meliputi 10 rumah sakit di DIY dan Jateng, 38 Bidan Praktik Mandiri maupun Rumah Bersalin di DIY dan Jateng yang telah bekerja sama dengan Akbidyo.
"Pre klinik merupakan praktik klinik pertama kali dari serangkaian praktik klinik yang dilaksanakan mahasiswa selama menempuh pendidikan," jelasnya.
Sedangkan Direktir Akbidyo mengatakan, dengan pembekalan cukup mahasiswa yang menjalani praktik lapangan sudah cukup mampu memberikan pelayanan berkualitas dan profesional, meskipun masih dalam taraf belajar. Praktik ini perlu disiapkan secara maksimal, termasuk menanamkan etika sebagai bidan. Sehingga mahasiswa praktik tetap menjunjung tinggi etika pofesi bidan, termasuk menjaga kerahasiaan pasien. (Ben)-c


GALERI
KEMAHASISWAAN

Rabu, 10 Oktober 2018

STIKes Akbidyo Serahkan Bidan Lulusan RPL

Sebanyak 21 peserta Program Pendidikan Bidan dengan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang telah menyelesaikan studi diserahkan kembali ke institusi asal. Mereka telah menyelesaikan peningkatan

 

Senin, 03 September 2018

Kedua Orangtuanya Tunanetra: Tri Lulus D3 Kebidanan 'Cumlaude'

Setiap anak tidak bisa memilih untuk dilahirkan dimana dan oleh siapa. Meski terlahir dari keluarga sederhana dan kedua orangtua penyandang tunanetra, tidak menyurutkan tekad Tri Widarti menggapai

 
(daftar berita)