AKBIDYO Jl. Parangtritis Km. 6, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Telp: (0274) 371345 Email: info@akbidyo.ac.id
Beranda | Berita

Senin, 13 November 2017

Fitriani Raih Doktor Kespro: STIKes Akbidyo Tambah Dosen S3

Tenaga pengajar Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan  (STIKes) Akbidyo bergelar doktor bertambah, menyusul kelulusan salah satu dosennya Dr. Fitriani Mediastuti, S.Si., M.Kes.dari program S3 UGM bidang kesehatan reproduksi (kespro). Kini PTS itu telah memiliki tiga doktor muda dengan latar belakang berbeda, yang siap meningkatkan kualitas pembelajaran bagi mahasiswanya.
Ketua STIKes Akbidyo dr. Musinggih Djarot Roujani, Sp.KJ dan Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Yayasan Bhakti Sosial Drs. Henri Soekirdi, M.Kes. kemarin, kepada wartawan menjelaskan, perguruan tinggi yang dipimpinnya terus meningkatkan mutu sumber daya manuasia (SDM), dalam hal ini staf pengajarnya.
Dengan SDM berkualitas, diharapkan bisa meningkatkan proses pembelajaran dan menghasilkan lulusan berkualitas pula, saat ini ada 4 dosen yang masih menempuh program S3 pada tiga universitas di DIY dan Jateng.
"Muaranya, agar lulusan bisa bersaing di tingkat global sesuai tuntutan paradigma kesehatan di Indonesia dan Internasional,"paparnya.
Sebelumnya, pada ujian promosi doktor program S3 UGM bidang kespro, Fitriani Mediastuti berhasil mempertahankan disertasinya dihadapan tim penguji, promovenda dengan disertasi berjudul "Model Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Kehamilan pada remaja SMP" ini dinyatakan lulus dengan dengan predikat cumlaude.
Selanjutnya dosen mata kuliah kesehatan reproduksi ini mengembangkan disertasinya menjadi program SMART (Sehat Secara Mandiri dan Bertanggung Jawab) Remaja untuk memberikan solusi pencegahan kehamilan remaja. Program ini sudah dicetak dalam bentuk buku.
Menurut Fitri, sapaan akrabnya, penelitian yang dia lakukan berawal dai kegelisahan perilaku menyimpang remaja usia SMP di DIY kian memprihatinkan, Kepala Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Akbidyo ini, mengungkapkan dari hasil penelitiannya di sejumlah daerah DIY, angka pernikahan dini masih cukup tinggi. Selain itu, data WHO sebanyak 70.000 remaja di negara berkembang meninggal setiap tahun karena kehamilan dan persalinan. (Ben).


GALERI
KEMAHASISWAAN

Jumat, 02 Februari 2018

Mahasiswa STIKes Akbidyo Mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Internasional di Bandung

Pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbidyo (STIKes Akbidyo), melepas mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Walet Puti, untuk mengikuti Kejuaraan Pencak

 

Senin, 18 Desember 2017

Berkontribusi untuk Desa Panggungharjo, STIKes Akbidyo Berikan Informasi Kesehatan

Stikes Akbidyo menggelar sosialiasi ke masyarakat Desa Panggungharjo, Kecematan Sewon yang bertajuk Optimalisasi Germas kepada masyarakat. Acara yang digelar Sabtu (16/12/2017) kemarin dibagi

 
(daftar berita)