AKBIDYO Jl. Parangtritis Km. 6, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Telp: (0274) 371345 Email: info@akbidyo.ac.id
Beranda | Berita

Sabtu, 12 Juli 2014

Budayakan Proteksi Diri, Cegah Infeksi

Pembudayaan proteksi diri merupakan kunci bagi pemberi layanan kesehatan supaya terhindar dari risiko terkena infeksi. Selain itu, pembudayaan mematuhi standar operasional pelayanan wajib dilakukan agar kedepan tak terjadi lagi infeksi.
Demikian pokok pemikiran yang muncul dalam seminar sehari Preventing Infection to Safe Mother, child and Midwife di Hall Arjuna Jogja Expo Center (JEC), kamis (26/6). Seminar diselenggarakan Akademi Kebidanan Yogyakarta (Akbidyo), menghadirkan pembicara Linda Tietjen, MNS, MPH (Senior Infection Preventionist and JHPIEGO Consultant Amerika Serikat) dan dr. Oktavianus Wahyu, Sp.OG. Acara dibuka Direktur Akbidyo, Drs. Henri Soekirdi, M.Kes., diikuti mahasiswa, dosen, instruktur klinik di puskesmas, rumah sakit, dan bidan praktik mandiri.
Seminar bertujuan memberi penjelasan kepada peserta maupun masyarakat awam tentang penyakit infeksi yang terjadi pada ibu dari hamil, bersalin, hingga nifas. Juga upaya pencegahan infeksi pada pelayanan kesehatan dengan sumber daya terbatas. Selain itu, memberi jawaban tentang pengaruh penyakit infeksi terhadap ibu dan janin atau bayi baru lahir, serta bagaimana upaya pencegahan penularan infeksi bagi bidan.
Menurut Oktavianus, tenaga layanan kesehatan wajib waspada bila saat memberi layanan berhubungan dengan darah atau cairan tubuh pasien. Untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, tempatkan limbah medis secara benar.
Selain itu, perlu kewaspadaan universal, yaitu tindakan  pengendalian infeksi untuk mengurangi risiko penyebaran infeksi yang berpotensi menularkan penyakit, baik dari pasien mamupun petugas kesehatan. (Ben)-c




GALERI
KEMAHASISWAAN

Rabu, 10 Oktober 2018

STIKes Akbidyo Serahkan Bidan Lulusan RPL

Sebanyak 21 peserta Program Pendidikan Bidan dengan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang telah menyelesaikan studi diserahkan kembali ke institusi asal. Mereka telah menyelesaikan peningkatan

 

Senin, 03 September 2018

Kedua Orangtuanya Tunanetra: Tri Lulus D3 Kebidanan 'Cumlaude'

Setiap anak tidak bisa memilih untuk dilahirkan dimana dan oleh siapa. Meski terlahir dari keluarga sederhana dan kedua orangtua penyandang tunanetra, tidak menyurutkan tekad Tri Widarti menggapai

 
(daftar berita)