AKBIDYO Jl. Parangtritis Km. 6, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Telp: (0274) 371345 Email: info@akbidyo.ac.id
Root | BPPKM

Rabu, 06 Desember 2017

BPPKM

BPPKM adalah singkatan dari Badan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.
 
A.    Dasar Pemikiran
       Badan Penelitian dan Pengembangan Kepada Masyarakat (BPPKM) merupakan bagian unit kerja pelaksana dalam pengelolaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Unit kerja ini dituntut untuk berperan aktif dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hasil kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mengatasi permasalahan kesehatan di masyarakat.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO merupakan salah satu institusi pendidikan kesehatan yang diharapkan menjadi tonggak pemerhati kesehatan di masyarakat. Dukungan BPPKM sebagai unit kerja pengelola penelitian harus menghasilkan penelitian yang sesuai dengan prioritas nasional, menjamin pengembangan penelitian unggulan, meningkatkan mutu penelitian yang relevan bagi masyarakat, meningkatkan karya ilmiah dosen di dalam jurnal nasional terakreditasi maupun  internasional, meningkatkan perolehan insentif Hak Kekayaan Intelektual (HKI) secara nasional maupun internasional.
Badan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BPPKM) dalam mengelola Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat berdasarkan standar yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi meliputi :
 
1.    Standar arah, kegiatan penelitian mengacu pada Renstra BPPKM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan
       AKBIDYO;
2.    Standar proses, kegiatan penelitian dan pengabdian direncanakan, dilakukan, dikendalikan, dan
       ditingkatkan sesuai dengan sistem peningkatan mutu penelitian dan pengabdian kepada
       masyarakat yang berkelanjutan;
3.    Standar hasil, kegiatan penelitian memenuhi kaidah ilmiah universal, didokumentasikan,
       dideseminasikan melalui forum ilmiah di tingkat nasional, internasional, serta dapat
       dipertanggungjawabkan. Standar hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat harus berhasil
       menciptakan inovasi teknologi untuk mendorong ekonomi dan memenuhi kebutuhan masyarakat;
4.    Standar kompetensi, kegiatan penelitian dilakukan oleh peneliti yang kompeten di bidangnya dan
       untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dari hasil penelitian yang sesuai dengan
       kaidah ilmiah;
5.    Standar pendanaan, kegiataan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui
       mekanisme hibah dan kompetisi yang didasarkan pada prinsip otonomi dan akuntabilitas;
6.    Standar sarana dan prasarana, kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat didukung
       oleh sarana dan prasarana yang mampu menghasilkan temuan ilmiah dan solusi masalah dalam
       masyarakat;
7.    Standar outcome, kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus berdampak positif
       pada pembangunan masyarakat bangsa dan negara di berbagai sektor.

       Adapun riset unggulan yang dilakukan, diarahkan pada Rencana Strategis Penelitian yang telah ditetapkan sebagai arah kebijakan dan pengambilan keputusan pengelolaan penelitian meliputi bidang (1) Kebidanan (2) Farmasi dan (3) Manajemen Informasi Kesehatan.
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh Badan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut perlu disusun rencana strategi penelitian.  Rencana strategi penelitian disusun untuk kegiatan penelitian masa empat tahun ke depan, karena renstra sangat penting untuk menetapkan arah pengembangan agar kegiatan penelitian dapat terencana dan tercapai sesuai dengan sasaran.
 
B.    Visi dan Misi

1.    Visi
        Menjadi unit berkualitas yang menyelenggarakan penelitian dan pengabdian yang bermutu serta 
        mendukung terbentuknya tenaga kesehatan yang profesional.

2.    Misi
       a.    Mengembangkan kegiatan penelitian khususnya di bidang kesehatan di tingkat nasional
              maupun internasional
       b.    Menghasilkan penelitian yang berkualitas
       c.    Memanfaatkan dan memberdayakan secara optimal segala sumber daya penelitian dan 
              pengabdian kepada masyarakat.
       d.    Mengembangkan kerjasama penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan 
              pemerintah dan lembaga masyarakat sesuai kebutuhan masyarakat.
 
3.    Tujuan
        Memperkuat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO  sebagai institusi bertaraf internasional melalui publikasi hasil-hasil penelitian yang unggul dan berkualitas, serta berkontribusi dalam pemecahan permasalahan pembangunan bangsa khususnya kesehatan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hasil-hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola BPPKM juga mendukung tugas dan peran Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO  dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

C.     Riwayat Perkembangan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 
       
        Riwayat perkembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam tiga tahun terakhir dapat dilihat dalam Gambar 1.
 
 
Gambar 1. Riwayat Perkembangan penelitian (BPPKM, 2016)

        Perkembangan penelitian dalam tiga tahun terakhir cukup berkembang pesat dilihat dari jumlah penelitian dari total  32 judul penelitian di tahun 2012/2013, 33 judul penelitian di tahun 2013/2014 hingga mencapai 45 judul penelitian di tahun 2014/2015.  Biaya penelitian diperoleh dari Institusi, Kemendiknas, Kopertis Wilayah 5 dan BKKBN.
        Penelitian-penelitian tersebut dipublikasikan melalui jurnal nasional, internasional maupun dalam bentuk pemakalah dalam seminar/konferensi nasional maupun internasional. Namun tidak semua penyelenggara seminar ataupun konferensi yang diikuti mencetak prosiding. Capaian publikasi dosen dalam tiga tahun terakhir dapat dilihat pada Gambar 2.
Gambar 2. Publikasi Penelitian Dosen (BPPKM, 2016)
 
D.    Sasaran dan Program
       Sasaran dan tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan penelitian  sesuai bidang ilmu sampai tahun 2022, adalah:
       a.    Tercapainya penguatan kelembagaan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas penelitian.
       b.    Mewujudkan keunggulan penelitian di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO.
       c.    Meningkatkan  daya  saing  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO  bidang  penelitian pada tingkat 
              regional dan nasional maupun internasional.
       d.    Tercapainya  penguatan  sumber  daya  dalam  bentuk peningkatan  jumlah penelitian,
       e.    Peningkatan  kegiatan  penelitian  itu  sendiri,  kompetensi  peneliti, perolehan HKI,
        f.    Peningkatan ketersediaan sarana dan prasarana penelitian;
       g.    Tercapainya  penguatan  jaringan  melalui  jalinan  kerjasama  antar  peneliti, institusi, baik regional 
              maupun nasional.

Program Strategis Utama
       Dalam mencapai tujuan dan sasaran di atas, strategi utama yang digunakan adalah :
       a.    Pembinaan   kualitas   penelitian,   yaitu   pengembangan   kualitas   peneliti diarahkan pada   
              peningkatan   kemampuan   dosen   dan  mahasiswa   untuk melakukan     kegiatan     penelitian    
              termasuk     dalam     menguasai     dan mengembangkan metodologi penelitian.
       b.    Program  penelitian  berbasis  unggulan  sehingga  penelitian  menghasilkan produk penelitian yang   
              lebih bermanfaat dan dapat menyelesaikan permasalahan kesehatan  di masyarakat.
       c.    Peningkatan jumlah, kualitas penelitian dan publikasi ilmiah hasil penelitian di tingkat regional maupun
              nasional.
       d.    Pemberian dana pendamping kepada peneliti yang lolos hibah penelitian.
       e.    Pemberian reward kepada peneliti yang telah berhasil mendeseminasikan hasil penelitiannya, baik 
             dalam bentuk seminar, jurnal ilmiah, proseding dan perolehan HKI.

E.    Tahap Kegiatan Penelitian
       1.    Pengumuman proposal
       2.    Batas akhir proposal
       3.    Desk evaluasi proposal
       4.    Revisi jika perlu ada yang direvisi
       5.    Batas pengumpulan prososal yang sudah direvisi
       6.    Penetapan proposal yang dibiayai
       7.    Pengajuan dana ke Institusi
       8.    Penugasan  (penandatanganan kontrak) dan pemberian dana 70 %
       9.    Laporan kemajuan
     10.    Monitoring
     11.    Batas laporan akhir
     12.    Pemberian dana 30 %
     13.    Diseminasi hasil penelitian
 
F.    Lingkup Penelitian
       Ruang Lingkup penelitian dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Akbidyo   mencakup semua focus research yang sesuai dengan topik atau latar belakang pendidikan dosen. Fokus Penelitian Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Akbidyo   meliputi:
Prodi Kebidanan:
      1.    Keluarga Berencana
      2.    Pendidikan Kebidanan
      3.    Kesehatan Ibu Anak
      4.    Kesehatan Reproduksi
      5.    Quality of Life
      6.    Psikologi Ibu dan Anak
      7.    Kehamilan
      8.    Persalinan
      9.    Hukum Kesehatan berkaitan KIA
    10.    Gizi
    11.    Sistem Pendidikan Kebidanan
    12.    Sistem Pelayanan Kebidanan
    13.    Bayi
    14.    Balita
    15.    Tumbuh Kembang
    16.    Religius of sains berkaitan ilmu kebidanan
    17.    Promosi Kesehatan
    18.    Air Susu Ibu
 
Prodi Farmasi
     1.    Farmakologi
     2.    Farmasi Klinik
     3.    Biologi Farmasi
     4.    Pengembangan Obat Bahan Alam

Prodi Manajemen Informasi Kesehatan
    1.    Manajemen Informasi Kesehatan
    2.    Teknologi Informasi Kesehatan
    3.    Epidemiologi

G.   PENELITIAN DOSEN DANA INSTITUSI
       Uraian Umum
       Penelitian dosen dengan dana institusi adalah penelitian yang dilakukan oleh dosen dalam rangka mengembangkan kompetensinya sebagai dosen dan wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang pendanaannya didanai oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) AKBIDYO.

Mekanisme dan Ketentuan Pengajuan Proposal Penelitian
   1.    Pengusul adalah dosen tetap Yayasan Bhakti Sosial yang mempunyai NIDN dan belum memiliki NIDN.
          Ketua peneliti adalah dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) AKBIDYO  yang dibuktikan dengan
          SK  Dosen Tetap Yayasan Bhakti Sosial dan diutamakan yang memiliki NIDN.
   2.    Tim peneliti minimal berjumlah dua orang  (tidak termasuk pembimbing).
   3.    Anggota peneliti adalah dosen tetap yayasan berjumlah maksimal 2-3 orang.
   4.    Seorang dosen dapat mengusulkan sebanyak-banyaknya 2 (dua) proposal dalam satu semester dengan
          syarat satu sebagai ketua dan satu sebagai anggota. Tiap pengusul hanya boleh menjadi ketua peneliti   
          pada 1 usulan dan/atau menjadi anggota pada 1 usulan pada tahun yang sama.
  5.    Pengusul tidak memiliki tanggungan laporan penelitian sebelumnya.
  6.    Dosen wajib melibatkan mahasiswa.
  7.    Pembimbing sekurang-kurangnya bergelar Doktor dan telah memiliki jabatan fungsional minimal Lektor
         (Bisa dari luar institusi).
  8.    Dana setiap judul penelitian diterimakan dalam dua tahap yaitu tahap I: 70 % dan tahap II:  30 %.
  9.    Semua tim peneliti harus membubuhkan tanda tangan pada biodata yang dilampirkan.
10.    Proposal diketik dengan jarak baris 1,5 spasi menggunakan huruf Time New Roman 12, kecuali intisari dan
        daftar pustaka diketik dengan jarak baris 1 spasi.
11.    Menggunakan format usulan seperti pada contoh yang tersedia.
12.    Melampirkan Surat Pernyataan Personalia Penelitian (Lampiran 1)
13.    Menyerahkan Soft Copy dalam bentuk format PDF ke BPPKM dalam bentuk CD.
14.    Menyerahkan proposal (hard copy) sebanyak 2 exemplar.

Desk Evaluasi Proposal
         Desk evaluasi atas usulan penelitian yang diajukan meliputi 2 (dua) tahap, yaitu pertama, seleksi administrasi yang dilakukan oleh Kepala BPPKM; dan kedua, seleksi substansi penelitian dilakukan dengan melakukan deks evaluasi tim penilai yang terdiri dari Ketua BPPKM atau Sekretaris BPPKM, dan 2 (dua) orang dosen yang ditunjuk oleh BPPKM berdasarkan keahliannya. 
        Apabila penelitian dilakukan oleh Ketua BPPKM dan Sekretaris BPPKM, maka tim penilai terdiri dari Wakil Ketua 1 dan 2 (dua) orang dosen yang ditunjuk oleh Ketua STIKES berdasarkan keahliannya di bidangnya.  Penilaian dilakukan berdasarkan format penilaian seperti pada lampiran. 

Penetapan Proposal yang di Danai
        Keputusan persetujuan usulan penelitian dilakukan oleh Kepala BPPKM dengan berdasarkan hasil penilaian Tim Penilai.  Usulan penelitian dinyatakan layak dan diterima jika nilai rata-rata dari seluruh penilai minimal adalah 300 dan peneliti bersedia melakukan revisi (jika ada).
Jika usulan penelitian dinyatakan diterima, maka proses dilanjutkan pada penandatanganan Kontrak Penelitian antara BPPKM STIKes Akbidyo dengan Ketua Peneliti.  Kontrak ini berkekuatan hukum dan bersifat mengikat.

Kewajiban Penerima Dana Penelitian Dosen
        1.    Pelaksanaan penelitian setelah mendapatkan surat kelaikan etik dari komite etik terdekat.
        2.    Dosen yang menerima dana penelitian harus melakukan pencatatan semua penggunaan dana
               penelitian dalam satu buku penggunaan dana, disertai dengan bukti-bukti yang sah.
        3.    Pelaksanaan penelitian (termasuk penggunaan dana) harus terdokumentasi dalam bentuk logbook,
               meliputi tanggal, kegiatan, dan hasilnya.
        4.    Penerima dana wajib menyampaikan laporan kemajuan dan laporan akhir kepada Badan Penelitian dan
               Pengabdian kepada Masyarakat.
        5.    Kelalaian yang menyebabkan tidak terselesaikannya penelitian sehingga luaran yang dijanjikan tidak   
               terpenuhi oleh setiap peneliti menjadi tanggungjawab peneliti dan diberikan sanksi sesuai dengan
               peraturan yang berlaku.
        6.    Setiap peneliti yang melakukan tindakan penyalahgunaan/penyimpangan pelaksanaan kegiatan dan
 
administrasi keuangan akan ditindak/diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Setelah penelitian selesai, para peneliti diwajibkan mempublikasikan hasil penelitiannya dalam forum nasional, internasional atau dalam jurnal.

 

 




 
 


BERITA

Kamis, 14 Desember 2017

Mahasiswa STIKes AKBIDYO Praktik di Tiga Provinsi

Sebanyak 116 mahasiswa kebidanan, STIKes Akbidyo melakukan praktik lapangan di 12 rumah sakit. Mereka mengikuti praktik di enam RS Jawa Tengah, lima RS di DIY, dan satu RS di Jawa Timur. Ketua

 

Senin, 13 November 2017

Fitriani Raih Doktor Kespro: STIKes Akbidyo Tambah Dosen S3

Tenaga pengajar Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Akbidyo bergelar doktor bertambah, menyusul kelulusan salah satu dosennya Dr. Fitriani Mediastuti, S.Si., M.Kes.dari program S3 UGM bidang

 
(daftar berita)
KEMAHASISWAAN

Minggu, 03 September 2017

Lulus Cumlaude D3 Kebidanan: Retno Pantang Menyerah dalam Keterbatasan

Ada ungkapan "gantungkan cita - citamu setinggi langit". Realitanya untuk menggapainya bukan hal mudah. Seringkali harus menempuh jalan yang sulit, terjal dan berliku. Terlebih bagi

 

Rabu, 10 Mei 2017

Mahasiswa Akbidyo Ciptakan Minuman Dari Daun Kelor

DUA mahasiswa kebidanan dari Akademi Kebidanan Yogyakarta (AKBIDYO) berhasil mengembangkan produk minuman dari daun kelor. Mereka adalah Nimas Arum Saraswati dan Sundari. Produk minuman yang

 
(daftar berita)
GALERI