AKBIDYO Jl. Parangtritis Km. 6, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Telp: (0274) 371345 Email: info@akbidyo.ac.id
Program Studi | S1 Farmasi

Jumat, 27 Oktober 2017

S1 Farmasi

1. Visi
Adapun visi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO adalah menjadi institusi yang bermutu, dan memiliki keunggulan dalam membentuk tenaga kesehatan yang profesional dan berwawasan global.

Program studi Farmasi merupakan unsur pelaksana akademik dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO maka visi program studi Farmasi mengacu pada visi Stikes AKBIDYO adalah  menjadi prodi farmasi yang inovatif, terkemuka di tingkat nasional dan mampu bersaing di tingkat internasional.
 
2. Misi
    Misi Program Studi Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) AKBIDYO Yogyakarta ini sebagai berikut:
 
    a.    Menyelenggarakan sistem pendidikan dan pengajaran yang bermutu dalam rangka menghasilkan lulusan 
           yang kreatif, inovatif, dan adaptif sehingga mampu bersaing di tingkat regional, nasional dan internasional. 
    b.    Mengembangkan penelitian keilmuan dan produk farmasi terutama produk bahan alam melalui penelitian 
           sumber daya alam yang kompetitif.
    c.    Peningkatkan pengetahuan pemanfaatan bahan alami dan kimia sebagai bahan farmasi, guna peningkatan
           pelayanan farmasi untuk pengobatan pasien dan pelayanan farmasi untuk peningkatan kualitas 
           kesehatan masyarakat.
    d.    Mengembangkan penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang farmasi berdasarkan prinsip 
           pembangunan berkelanjuta.
 
3. Tujuan
    Tujuan Program Studi Farmasi Stikes AKBIDYO ini adalah sebagai berikut: 
    a.    Tersedianya sumberdaya manusia yang unggul di bidang farmasi yang mampu besaing secara nasional  
           dan internasional, serta mempunyai wawasan pembangunan berkelanjutan.
    b.    Menghasilkan penelitian keilmuan dan produk farmasi terutama produk bahan alam yang bermutu dan
           dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
    c.    Terselenggaranya pendidikan kefarmasian yang memanfaatkan bahan alami dan kimia sebagai bahan 
           farmasi obat, makanan, kosmetika dan parfumerie guna peningkatan pelayanan farmasi untuk  
           pengobatan pasien dan pelayanan farmasi untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
    d.    Terlaksananya penelitian dan pengabdian dalam bidang farmasi berdasarkan prinsip pembangunan 
           berkelanjut.
 
4. Cara Mencapai Tujuan
    Cara pencapaian tujuan  Prodi Farmasi mengacu pada visi misi institusi dan program studi.   Untuk  
    membentuk dan mengembangkan  sumber daya manusia kefarmasian adalah lulusan program studi Farmasi 
    yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar maka dilakukan beberapa strategi, meliputi :
    a.    Memelihara dan mengembangkan relevansi pendidikan dengan pasar kerja
    b.    Memonitor terus selera pasar kerja melalui, studi penelusuran, pertemuan alumni, kuliah tamu dan
           sebagainya
    c.    Menyelenggarakan pertemuan-pertemuan (minabrook conference) antara akademisi dan praktisi dalam 
          rangka pengembangan produk/jasa pelayanan pendidikan.
 
5. Profil Lulusan
Quality control assurance
1. Memiliki karakter unggul untuk berperan 
    sebagai pemberi layanan, pengambil  
    keputusan, komunikator, pemimpin,
    manajer, pembelajar sepanjang hayat, 
    pendidik, peneliti, serta kewira-usahawan. 
    Menyediakan obat yang bermutu dan
    dapat memberi saran obat yang tepat
    kepada pasien  dan mengelola pemilihan,
    penggunaan dan distribusi obat di sebuah 
    RS.
2. Mengadakan, mengembangkan,
    menyediakan dan mengendalikan mutu
    sediaan farmasi serta memahami manfaat
    klinisnya.
3. Mengidentifikasi dan menganalisis
    makanan dan zat tambahan pada
    makanan serta bahan  beracun dalam
    makanan.
 
Medical consultant
1. Menyediakan obat yang bermutu dan 
    dapat memeberi saran obat yang tepat
    kepada pasien.
2. Berkomunikasi dengan dokter dalam
    bidang obat obatan .
Peneliti
1. Meneliti kandungan zat aktif dalam bahan
    alam termasuk tumbuhan serta efeknya
    dalam pengobatan dan mampu dalam
    pengelolaan insdustri obat alami.
2. Menganalisis, memeriksa kemurnian dan 
    menetapkan kadar obat yang digunakan
    dalam peracikan.
3. Meneliti kandungan zat aktif dalam bahan
    alam termasuk tumbuhan serta efeknya
    dalam pengobatan dan mampu dalam
    pengelolaan insdustri obat alami.
 

Lulusan Program Studi Farmasi Stikes AKBIDYO secara umum diharapkan dapat bekerja dengan :
 
a.   Memiliki kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan masalah dalam ilmu kefarmasian. 
b.   Memiliki kemampuan dalam pengembangan dan penjaminan mutu sediaan farmasi.
c.   Memiliki kemampuan untuk mendukung pelayanan kefarmasian yang berkualitas sesuai peraturan perundang-
      undangan dan etika kefarmasian.
d.   Memiliki kemampuan untuk melakukan penelusuran, pengkajian, dan penyampaian informasi obat.
e.   Memiliki karakter unggul untuk berperan sebagai pemberi layanan, pengambil keputusan, komunikator,
      pemimpin, manajer, pembelajar sepanjang hayat, pendidik, peneliti, serta wirausahawan.

Bidang pekerjaan lulusan Program Studi Farmasi Stikes AKBIDYO dapat bekerja:
1.  Sebagai pengamat obat-obatan: di pemerintahan memberikan lowongan bagi penyandang gelar Sarjana
     Farmasi, beberapa diantaranya adalah Dinas Kesehatan hingga Departemen Kesehatan. Lulusan Farmasi
     yang bekerja di instansi pemerintahan tersebut biasanya ditempatkan sebagai pengamat obat-obatan.
2.  Analis Obat-obatan:  prospek kerja Sarjana Farmasi di bidang kesehatan merupakan yang paling menjanjikan.
     Sebagai Sarjana Farmasi, lulusan dapat bekerja di instansi kesehatan, misalnya: rumah sakit, apotik, maupun
     puskesmas. Lulusan akan bekerja sebagai pengembang, Apoteker, pengamat, pengolah, serta peracik obat-
     obatan.
3.  Peneliti Farmasi: lulusan berkemampuan di bidang penelitian yang berkaitan dengan obat-obatan. Lulusan
     dapat mencalonkan diri sebagai peneliti di instansi penelitian. Beberapa prospek kerja Program Studi Farmasi
     tersebut merupakan bukti bahwa Program Studi Farmasi merupakan program studi yang memiliki prospek
     kerja yang menjanjikan, baik di bidang kesehatan, perusahaan , industri, pendidikan maupun peneliti.
4.   Pedagang Besar Farmasi (PBF) dan pengusaha industry farmasi  
5.   Dapat melanjutkan sebagai profesi Apoteker.
 
Distribusi Mata Kuliah Per Semester  dan Bobot SKS
 
Semester I
Prasyarat MK
Kode MK
Nama MK
T
P
SKS
-
F.01.01
Bahasa Inggris
 2
 -
 2
 -
F.01.02
Pancasila
 2
 -
 2
 -
F.01.03
Pendidikan Agama 
 2
 -
 2
 -
F.01.04
Farmasi Dasar
 2
 -
 2
 -
F.01.05
Farmasetika Dasar
 2
 1
 3
 -
F.01.06
Kimia Dasar
 2
 1
 3
 -
F.01.07
Botani Farmasi
 1
 1
 2
 -
F.01.08
Kimia Fisika Farmasi
 3
1
 4
Jumlah
16
4
20

Semester II
Prasyarat MK
Kode MK
Nama MK
T
P
SKS
-
F.02.01
Kewarganegaraan dan Anti Korupsi
 3
 -
 3
 -
F.02.02
Etika Profesi dan Peraturan Perundang - undangan
 2
 -
 2
 F.01.07
F.02.03
Mikrobiologi Farmasi 
 2
 1
 3
 F.01.07
F.02.04
Biokimia Medik
 2
 1
 3
 F.01.08
F.02.05
Kimia Organik
 2
 1
 3
 F.01.05
F.02.06
Teknologi Pre Formulasi
 2
 -
 -
 -
F.02.07
Anatomi Fisiologi Manusia
 2
 1
 3
Jumlah
15
4
19
 
Semester III
Prasyarat MK
Kode MK
Nama MK
T
P
SKS
-
F.03.01
Sosiologi dan ICT Komunikasi Farmasi
 3
 -
 3
 F.01.06
F.03.02
Kimia Analisis
 2
1
 3
 F.02.07
F.03.03
Patofisiologi
 2
 -
 2
 F.02.07
F.03.04
Farmakologi Toksikologi
 3
 1
 4
 F.01.05
F.03.05
Bioteknologi Farmasi
 2
 -
 2
 F.01.07
F.03.06
Farmasi Bahan Alam/Farmakognisi
 2
 1
 3
 F.02.07
F.03.07
Teknologi dan Formulasi Sediaan Padat
 1
 1
 3
Jumlah
16
4
20
 
Semester IV
Prasyarat MK
Kode MK
Nama MK
T
P
SKS
F.03.05
F.04.01
Biofarmasetika dan Farmakokinetika
 2
 1
 3
 F.03.05
F.04.02
Farmako Terapi Respiratory dan Digestive
 2
 -
 2
 F.03.05
F.04.03
Swamedikasi 
 2
 -
 2
 F.01.07
F.04.04
Fitokimia
 2
 1
 3
 F.01.06
F.04.05
Kimia Medicinal
 2
 -
 2
 F.02.07
F.04.06
Teknologi dan Formulasi Sediaan Semi Padat
 2
 1
 3
 F.03.03
F.04.07
Analisis Pengawasan Mutu
 3
 1
 4
Jumlah
15
4
19
 
Semester V
Prasyarat MK
Kode MK
Nama MK
T
P
SKS
-
F.05.01
Farmasi Komunitas
 2
 -
 2
 -
F.05.02
Farmasi Rumah Sakit
 2
 -
 2
 -
F.05.03
Farmasi Industri 
 2
 -
 2
 F.03.05
F.05.04
Farmako Epidemiologi
 2
 -
 2
 -
F.05.05
Kosmetikologi
 2
 -
 2
 F.04.05
F.05.06
Herbal Medicine
 2
 -
 2
 F.02.07
F.05.07
Teknologi dan Formulasi Sediaan Steril
 2
 1
 3
 F.03.05
F.05.08
Farmako Terapi Kardiovascular dan Syaraf
 2
-
 2
-
F.05.09
Asuhan Kefarmasian
2
1
3
Jumlah
18
2
20
 
Semester VI
Prasyarat MK
Kode MK
Nama MK
T
P
SKS
-
F.06.01
Metodologi Penelitian
 2
 -
 2
 F.03.05
F.06.02
Farmako Terapi Reproduksi dan Endokrin
 2
 -
 2
 F.03.05
F.06.03
Layanan Pengobatan Farmasi 
 3
 1
 4
 F.05.01
F.06.04
Farmasi Klinis
 2
 1
 3
 -
F.06.05
Manajemen Farmasi
 3
 -
 3
 F.02.05
F.06.06
Biologi Molekuler
 2
 -
 2
 -
F.06.07
Mata Kuliah Pilihan 1
 2
 -
 2
 -
F.06.08
Mata Kuliah Pilihan 2
 2
-
 2
Jumlah
18
2
20
 
Semester VII
Prasyarat MK
Kode MK
Nama MK
T
P
SKS
 -
F.07.01
Bahasa Indonesia
 2
 -
 2
 -
F.03.02
Biostatistik
 2
 -
 2
 -
F.07.02
Kewirausahaan 
 2
 -
 2
 F.03.05
F.07.03
Farmako Terapi Infeksi, Tumor dan Renal
 2
 -
 2
 -
F.04.01
Imunologi
 2
 -
 2
 -
F.07.04
Mata Kuliah Pilihan 1
 2
 -
 2
 -
F.07.05
Mata Kuliah Pilihan 2
 2
 -
 2
 -
F.07.06
Mata Kuliah Pilihan 3
 2
-
 2
Jumlah
16
-
16
 
Semester VIII
Prasyarat MK
Kode MK
Nama MK
T
P
SKS
 F.06.01
F.08.01
Skripsi
 -
 6
 6
 -
F.08.02
KKN
 -
 4
 4
Jumlah
-
10
10


BERITA

Kamis, 14 Desember 2017

Mahasiswa STIKes AKBIDYO Praktik di Tiga Provinsi

Sebanyak 116 mahasiswa kebidanan, STIKes Akbidyo melakukan praktik lapangan di 12 rumah sakit. Mereka mengikuti praktik di enam RS Jawa Tengah, lima RS di DIY, dan satu RS di Jawa Timur. Ketua

 

Senin, 13 November 2017

Fitriani Raih Doktor Kespro: STIKes Akbidyo Tambah Dosen S3

Tenaga pengajar Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Akbidyo bergelar doktor bertambah, menyusul kelulusan salah satu dosennya Dr. Fitriani Mediastuti, S.Si., M.Kes.dari program S3 UGM bidang

 
(daftar berita)
KEMAHASISWAAN

Minggu, 03 September 2017

Lulus Cumlaude D3 Kebidanan: Retno Pantang Menyerah dalam Keterbatasan

Ada ungkapan "gantungkan cita - citamu setinggi langit". Realitanya untuk menggapainya bukan hal mudah. Seringkali harus menempuh jalan yang sulit, terjal dan berliku. Terlebih bagi

 

Rabu, 10 Mei 2017

Mahasiswa Akbidyo Ciptakan Minuman Dari Daun Kelor

DUA mahasiswa kebidanan dari Akademi Kebidanan Yogyakarta (AKBIDYO) berhasil mengembangkan produk minuman dari daun kelor. Mereka adalah Nimas Arum Saraswati dan Sundari. Produk minuman yang

 
(daftar berita)
GALERI