BERITA TERBARU

Yogyakarta, 22 Mei 2024 - STIKes Akbidyo mengambil langkah besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan kebidanan melalui kerjasama internasional dengan University of Canberra. Program Join Lecture bertajuk "Kemitraan Bidan dan Perempuan dalam Perspektif Budaya dan Kebijakan" menjadi bukti nyata upaya ini. Tema ini menyoroti pentingnya pemahaman aspek sosial dan budaya dalam pelayanan kebidanan, bertujuan untuk menggali lebih dalam dan mengembangkan pelayanan kebidanan yang sensitif terhadap keragaman sosial budaya.

Disampaikan oleh Ibu Wiwin Hindriawati, S.ST, M.Kes selaku kepala bidang pengembangan akademik, bahwa kegiatan ini dirancang untuk membantu peserta memahami konsep budaya dan pelayanan kebidanan di Indonesia dan Australia serta mengembangkan keterampilan dan inovasi dalam pelayanan kebidanan, serta menjadi contoh (Role Model) bagi mahasiswa dan bidan pelaksana.

Program dilaksanakan secara blended (luring dan Zoom Meeting) dari Senin, 20 Mei hingga Rabu, 22 Mei 2024. Acara luring bertempat di Ruang Audiovisual Lantai III STIKes Akbidyo, dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dan dosen dari UC dan STIKes Akbidyo. Sementara itu, Zoom Meeting diikuti oleh seluruh mahasiswa prodi DIII, S1 kebidanan, pendidikan profesi bidan, serta dosen.

Acara ini didukung penuh oleh Ketua Yayasan Bhakti Sosial, Ibu Hj. Sri Suyatie, SH., M.Hum., dan Ketua STIKes Akbidyo, Ibu Bdn. Endang Khoirunnisa, SST.Keb., M.Kes., yang memberikan sambutan pada pembukaan. Kegiatan ini juga dikoordinir oleh ACICIS  (TheAustralia Consortium for “in-country” Indonesian Studies) sebagai Lembaga konsorsium perguruan tinggi Australia di Indonesia.

Di hari pertama, join lecture diisi oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Bantul (Ibu dr. Siti Marlina, M.Sc.) dengan materi kebijakan pelayanan kebidanan di Indonesia, perwakilan IBI (Ibu Emi Narimawati, S.ST., Bdn.) membahas peran bidan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Materi dari UC disampaikan oleh Mrs. Kai Hodgkin (Dosen UC), dan materi dari STIKes Akbidyo disampaikan  oleh Ibu Istri Bartini, S.SiT., MPH (Dosen Prodi S1 Kebidanan). Moderator acara ini yaitu Ibu Tria Harsiwi Nurul Insani, S.ST., MMR. Setelah pemberian materi dilanjutkan praktik keterampilan klinik pertolongan persalinan dibawakan oleh Ibu Dr. Christina Pernatun K, S.SiT., MPH dan praktik inovasi pelayanan kebidanan “Jamu Kunyit Asam” oleh Ibu Nining Tunggal SS, SKM, MPH.

Hari kedua dilakukan kunjungan lapangan ke tempat praktik mahasiswa STIKes Akbidyo, seperti Puskesmas Sewon I dengan pendamping Ibu Dr. Retno Heru Setyorini, S.ST.Keb., MPH, Klinik Pratama Larashati dengan pendamping Ibu Isabela Rahmawati, S.ST., M.Kes., dan PMB Ummu Hanni didampingi Ibu Silvy Wafda Nur Amelia, S.SiT., M.Keb. dan Ibu Widy Nurwiandani, S.ST., M.Kes. Diskusi hasil kunjungan dilakukan di Ruang Kuliah STIKes Akbidyo.

Penutupan acara pada Rabu, 22 Mei 2024, di Homestay Yabbiekayu Manding Bantul, diisi dengan permainan tradisional bersama antara mahasiswa UC dan STIKes Akbidyo, diakhiri dengan pentas budaya mitoni oleh mahasiswa STIKes Akbidyo. Kegiatan kemahasiswaan ini dikoordinatori oleh Ibu Dr. Fitriani Mediastuti, S.Si., M.Kes., dan Ibu Tri Ariani, SST, MM.

Kolaborasi ini diharapkan membawa dampak positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan kebidanan di Indonesia. Penekanan pada pemahaman budaya dalam praktik kesehatan, didukung oleh berbagai pihak dan narasumber kompeten, diharapkan memperkaya pengetahuan dan keterampilan mahasiswa, menjadikan mereka bidan profesional dan berkompeten sesuai visi STIKes Akbidyo.

Kerjasama internasional ini tidak hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi juga tentang membangun jaringan global yang memperkuat kualitas pendidikan dan pelayanan kebidanan. STIKes Akbidyo dan University of Canberra berharap inisiatif ini menjadi langkah awal menuju transformasi besar dalam pendidikan kebidanan di Indonesia.

Baca Selengkapnya

STIKes Akbidyo kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui mahasiswanya dari Program Studi Farmasi. Efrita Andhien Saputri bersama timnya, Gloria Maria Isabella Manek dan Padilah Fuji Astuti, telah berhasil meraih pendanaan untuk Penelitian Karya Mahasiswa (PKM) K dengan judul proyek yang menarik, yaitu "Cez Antibacterial Air Freshener: Inovasi Minyak Serai Wangi Sebagai Pengharum Ruangan Multifungsi".

Proyek inovatif ini menawarkan solusi pengharum ruangan yang tidak hanya menyegarkan udara, tetapi juga memiliki sifat antibakteri. Dengan memanfaatkan minyak serai sebagai bahan utama, produk tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kebersihan udara di dalam ruangan dan memberikan aroma yang menyenangkan.

Tim ini dibimbing oleh Ibu Eni Kartika Sari, M.Sc., seorang dosen yang memiliki pengalaman dan keahlian di bidang farmasi. Dengan bimbingan yang baik, mereka berhasil merancang dan mengusulkan proyek ini dengan baik sehingga mendapatkan pengakuan dari pihak penyelenggara PKM K.

Kesuksesan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berprestasi dalam bidang penelitian. Bagi mereka yang belum mencapai tujuan yang sama, diimbau untuk tetap semangat dan tidak menyerah dalam mengejar impian akademik mereka. Dengan tekad dan kerja keras, kesuksesan akan dapat diraih suatu saat nanti.

 

Baca Selengkapnya

Pada hari Senin, tanggal 29 April 2024, Ruang Aula STIKes Akbidyo menjadi saksi bagi kegiatan penting dalam memperkuat kesiapsiagaan kebencanaan di lingkungan kampus. Dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, berlangsunglah sesi sosialisasi yang dihadiri oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan.

Acara ini merupakan wujud kolaborasi antara STIKes Akbidyo dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul. Narasumber yang memandu sesi ini adalah Nur Eta Efendi, ST, seorang ahli yang berpengalaman dalam bidang penanggulangan bencana.

Dalam kesempatan yang berharga ini, peserta diajak untuk mengenali ancaman dan risiko bencana yang mungkin terjadi di sekitar lingkungan kampus. Kehadiran BPBD Kabupaten Bantul memberikan sudut pandang yang luas dan mendalam mengenai upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam menghadapi dan menanggulangi berbagai bentuk bencana.

"Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah agar seluruh komunitas kampus dapat lebih peka terhadap potensi ancaman bencana dan mampu meresponsnya dengan cepat dan tepat," ungkap Nur Eta Efendi, ST.

Partisipasi aktif dari seluruh peserta diharapkan dapat menciptakan kesadaran kolektif akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai prosedur penanggulangan bencana, STIKes Akbidyo semakin siap menghadapi tantangan apapun yang mungkin muncul di masa depan.

Sosialisasi ini menjadi tonggak awal bagi perjalanan panjang dalam membangun budaya keamanan dan kesiapsiagaan di lingkungan kampus. Semoga apa yang dipelajari dan dibagikan pada hari ini dapat menjadi bekal berharga bagi semua pihak dalam menghadapi masa depan yang lebih aman dan terjamin.

Baca Selengkapnya

Pada hari Senin, tanggal 22 April 2024, suasana kebersamaan dan kebahagiaan menyelimuti lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Akbidyo. Mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan berkumpul untuk merayakan momen syawalan dengan penuh kebersamaan dan kesederhanaan.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB di halaman STIKes Akbidyo dengan sambutan hangat dari Ketua STIKes Akbidyo, Ibu Bdn. Endang Khoirunnisa, SST.Keb, M.Kes. Dalam sambutannya, Ibu Bidan Endang menyampaikan harapannya agar momen syawalan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi di antara seluruh civitas akademika.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci oleh mahasiswa Reni dari Program Studi (Prodi) D III Kebidanan dan saritilawah oleh Fathoni dari S1 Farmasi. Kedua mahasiswa ini dengan khidmat membacakan ayat-ayat suci Al-Quran, menambah kekhidmatan suasana syawalan.

Tidak hanya itu, Bapak Dr. Muhamamad Nursikin, S.Ag., MSc turut memberikan kajian dengan tema "Bersyukur dan Saling Memafkan: Kemenangan di Hari Raya Idul Fitri". Dalam kajiannya, Beliau mengajak seluruh peserta untuk merenungkan pentingnya bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT serta pentingnya saling memaafkan untuk menciptakan kedamaian dan kebahagiaan di antara sesama umat manusia.

Acara mencapai puncaknya ketika seluruh peserta, termasuk mahasiswa dan dosen, menyampaikan ikrar syawalan. Mahasiswa Reni dengan lugas menyampaikan ikrar tersebut, yang kemudian diikuti oleh seluruh peserta dengan jabat tangan saling memaafkan, menandai semangat kebersamaan dan kesederhanaan yang dijunjung tinggi di STIKes Akbidyo.

Ketika ditanya mengenai kesan dan pesan dari acara syawalan tersebut, seorang mahasiswa dari Prodi Kebidanan menyatakan, "Acara syawalan ini sungguh memberikan kesan yang mendalam. Kami belajar banyak tentang pentingnya bersyukur dan saling memaafkan. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga di STIKes Akbidyo."

Dengan demikian, acara syawalan di STIKes Akbidyo tidak hanya menjadi momen untuk merayakan Idul Fitri, tetapi juga sebagai bentuk perwujudan nilai-nilai kebersamaan, kesederhanaan, dan saling memaafkan yang menjadi pondasi kuat dalam membangun komunitas akademik yang harmonis dan berbudaya.

 

Baca Selengkapnya

Lihat Semua Berita

PROGRAM STUDI

DIII - Kebidanan
 
 

Lihat Profil

DIV - Manajemen Informasi Kesehatan / Rekam Medis

Lihat Profil

SI - Farmasi
 
 

Lihat Profil

SI - Profesi Kebidanan
 
 

Lihat Profil

TAUTAN

Pic

DIKTI

Pic

KEMKES RI

Pic

DINKES DIY

Pic

PIKM AKBIDYO

Pic

Sister STIKes Akbidyo

Pic

Kepegawaian STIKes Akbidyo

Pic

Penilaian Angka Kredit Dosen

Pic

LLDIKTI V

Pic

Science and Technology Index

Pic

Garba Rujukan Digital

Pic

Repositori

Pic

Anjungan Integritas Akademik Indonesia

Pic

Basis Info Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pic

Akreditasi Jurnal Nasional

Pic

Jaringan Menulis Ilmiah Indonesia

Pic

Jurnal STIKes AKbidyo