BERITA TERBARU

Pandemi Covid -19 menjadi salah satu penyebab disrupsi teknologi dalam pelayanan kesehatan. Protokol kesehatan yang mengharuskan jaga jarak antar personal membuka peluang semakin berkembangnya layanan kesehatan jarak jauh seperti telemedicine. 

”Layanan ini berkembang sangat pesat. Catatan salah satu aplikasi layanan konsultasi kesehatan berbasis Android, tahun 2020 terjadi lonjakan kunjungan aplikasi telemedicine 600 persen, angka yang sangat fantastis,” ujar Ketua Program Studi D4 Manajemen Informasi Kesehatan STIKes Akbidyo Yogyakarta Dra Rawi Miharti MPH, Jumat (10/6).

Sejalan dengan perkembangan teknologi layanan kesehatan kegiatan olah data kesehatan, khususnya data rekam medis pasien pada fasilitas kesehatan menuntut dukungan tenaga ahli, khususnya pengelola informasi kesehatan. Kebijakan strategis transformasi digital layanan kesehatan pada Peta Jalan Kementerian Kesehatan 2020-2024 juga menyebutkan, tahun 2024 rumah sakit di Indonesia sudah menerapkan rekam medis elektronik terintegrasi.

”Artinya, fasilitas kesehatanakan sangat membutuhkan tenaga ahli pengelola data rekam medis yang akan bekerja melaksanakan transformasi digital, yaitu mengganti metode konvensional menjadi metode digital. Ini merupakan peluang kerja besar bagi lulusan pendidikan bidang Manajemen Informasi Kesehatan, yaitu Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan atau yang lebih dikenal sebagai Tenaga Ahli Rekam Medis,” tandas Rawi Miharti.

Dijelaskan, Sarjana Terapan Rekam Medis merupakan lulusan dari pendidikan vokasi jenjang Diploma 4 dengan lama studi 8 semester bergelar Sarjana Terapan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan.

Menurut Rawi Miharti, Prodi D4 Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) STIKes Akbidyo Yogyakarta yang berdiri sejak 2017, pada 2021 telah meluluskan angkatan perdananya. Prodi ini merupakan satu-satunya Prodi D4 MIK kampus swasta di DIY, dengan misi menyelenggarakan pendidikan berkualitas, menghasilkan lulusan yang mampu menguasai teori manajemen, inovatif, kreatif serta atisipatif dalam menganalisis data berbasis teknologi informasi.

Diungkapkan, peluang kerja lulusan Sarjana Terapan MIK masih sangat tinggi, mengingat profesi ini masih relatif baru dan penyelenggara pendidikan masih sangat sedikit. Data Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Manajemen Inforamsi Kesehatan Indonesia (Aptirmiki) terdapat sekitar 20 kampus di Indonesia, yang juga rata-rata relatif baru berdiri. Sedangkan jumlah rumah sakit, menurut Badan Pusat Statistik tahun 2021 terdapat 3.112 unit rumah sakit, dan belum semua tercukup tenaga Sarjana Terapan MIK. (San)

Baca Selengkapnya

Okky Indriana Sari (20th) lahir di Banyumas, 13 Oktober 2001. Mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan Semester 6.

Saya menjadi mahasiswa STIKes Akbidyo sejak September 2019. Saya adalah orang yang menyukai hal baru, tantangan, sosialisasi dan pencari pengalaman. Oleh karena itu minat besar saya dalam mengikuti berbagai organisasi dan kegiatan baik di dalam kampus maupun luar kampus. Kegiatan yang saya ikuti yaitu menjadi pengurus BEM STIKes Akbidyo sejak 2019 hingga saat ini, PIKM, pengurus aktif HIMASABI, UKM Silat, UKM Tari dan paduan suara Gita Suara Sekar Arimbi (GSSA). Sedangkan di luar kampus saya aktif dalam bidang kepramukaan, seni dan pageant. Tentunya kegiatan yang saya ikuti berdasarkan peminatan dan keterampilan serta bakat yang saya miliki sehingga dengan mengikuti kegiatan tersebut saya dapat mengasah kemampuan dan mengembangkan diri. 

Bakat yang saya miliki yaitu menari, menyanyi, menggambar dan melukis. Selain itu saya juga suka menulis sastra dan membuat konten youtube, konten youtube yang saya miliki yaitu "Rintihan Melodi" dimana saya menjadi penulis sekaligus pengisi suara dan menggandeng 3 teman saya untuk bekerja sama. 

Dari seluruh kegiatan yang saya ikuti syukurnya sama sekali tidak mengganggu perkuliahan atau akademik saya, alhamdulillah di semester 5 kemarin saya mendapatkan IP 3.88 yang cukup memuaskan bagi saya. Selain itu saya juga dapat meraih prestasi dari apa yang telah saya usahakan selama menjadi mahasiswa STIKes Akbidyo. Diantaranya adalah Juara 2 Pramuka Garuda Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020, Juara 3 Pencak Silat Tanding Kelas B Dewasa Putri Paku Bumi Open VIII  Tingkat Internasional Tahun 2020, Menjadi Finalis Indomodel Indonesia tahun 2021, Juara 1 Pencak Silat Tanding Kelas B Dewasa Putri Paku Bumi Open IX Tingkat Internasional Tahun 2022 dan Runner Up 1 (Juara 2) Duta Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2022.

Dalam meraih apa yang saya dapatkan selama ini tentunya membutuhkan usaha dan pengorbanan. Selama ini saya membagi waktu untuk belajar, berkegiatan dan menjalankan hobi. Memang waktu istirahat dan bermain saya lebih sedikit dibandingkan teman-teman biasanya namun itu bukanlah menjadi masalah buat saya. Kegiatan yang saya ikuti dibawa enjoy dan menikmati apalagi hobi yang saya lakukan benar-benar saya rasa dijadikan hiburan untuk diri sendiri dan disitulah saya bisa merasa santai meskipun waktu untuk bermain saya sedikit. Bahkan saya sering mendapat undangan untuk mengisi acara, hiburan dan menjadi pemateri. 

Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan terlontar kepada saya terkait bagaimana bisa saya melakukan semua ini. Kalau dari diri saya sendiri yang pertama adalah niat dan restu, selama ini saya mempunyai keinginan dan niat yang besar untuk melakukan suatu hal dan tentunya dengan restu orang tua yang selalu mendukung dan menjadi support system. Kedua saya berani untuk keluar dari zona nyaman dan berusaha untuk mencari pengalaman seluas-luasnya berlandaskan motivasi dalam hidup saya. Saya ingin ilmu yang saya dapatkan selama ini dapat saya salurkan kepada orang lain dan masyarakat di kemudian hari. Saya juga ingin mempertahankan nilai budaya Indonesia yang sudah mulai terkikis dengan cara menjalankan hobi saya dan biasa saya mengajarkan kepada anak-anak atau bahkan teman sendiri. Saya juga ingin mempunyai keterampilan yang mumpuni baik dari ilmu yang saya pelajari dalam perkuliahan maupun dalam kehidupan. Karena saya yakin semua yang saya ikuti akan sangat berguna di masa depan nanti.

Baca Selengkapnya

BANTUL, KRJOGJA.com – Penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Prodi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) STIKes Akbidyo berlangsung di Balai Kalurahan Panggungharjo, Senin (07/03/2020). Penarikan dihadiri oleh Ketua STIKes Akbidyo Bdn Endang Khoirunnisa STTKeb MKes, Kaprodi MIK Dra Rawi Miharti MPH, perwakilan Pemerintah Kalurahan Panggungharjo, perwakilan Puskesmas Sewon 2, Ketua Program Studi beserta para dosen, staf dan mahasiswa.

Kegiatan KKN dilaksanakan oleh 15 mahasiswa yang dilakukan selama satu bulan dari tanggal 7 Februari – 7 Maret 2022. Nurvita Wikansari SKM MPH, Ketua Penarikan Mahasiswa KKN mengatakan, pada kegiatan KKN ini mahasiswa Prodi MIK Stikes Akbidyo melaksanakan berbagai program pendampingan upaya kesehatan berbasis masyarakat.

Khususnya terkait peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak melalui kegiatan Posyandu dan terkait pencegahan DBB melalui sosialisasi dan pemantauan jentik nyamuk. “Berbagai inovasi telah dihasilkan pada mahasiswa dalam kegiatan KKN ini salah satunya adalah pembuatan kartu Posyandu yang memudahkan pencatatan kegiatan pelayanan posyandu,” ujarnya, Selasa (08/03/2022).

Disamping itu, mahasiswa juga membantu program vaksinasi yang dikelola oleh Puskesmas Sewon 2 yang salah satu wilayah kerjanya adalah Kalurahan Panggungharjo. “Dalam kegiatan vaksinasi tersebut mahasiswa berperan dalam menginputkan data vaksinasi ke dalam sistem berbasis komputerisasi yang terkoneksi dengan pemrosesan sertifikat vaksin digital yang memang menjadi salah satu kompetensi mahasiswa Prodi MIK,” ucapnya.

Sedangkan Hosni Bimo Wicaksono AMd, perwakilan Pemerintah Kalurahan Panggungharjo, menyampaikan terimakasih atas kontribusi para mahasiswa melalui program KKN ini. Kemudian Nunuk Endang Pujiati AMKL, selaku perwakilan Puskesmas Sewon 2 juga menyampaikan terimakasih dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di periode berikutnya dikarenakan permasalahan di masyarakat sangat kompleks dan membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Nunuk juga menambahkan kegiatan KKN ini akan dapat memberikan bekal berharga bagi para mahasiswa ketika nanti bekerja di bidang kesehatan dan turun ke masyarakat. (Jay)

Baca Selengkapnya

Stikes Akbidyo bekerjasama dengan RS Nur Hidayah Bantul, menyelenggarakan vaksinasi Booster bagi dosen, karyawan, dan mahasiswa, pada hari Jumat, 4 Maret 2022 bertempat di halaman Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbidyo. Total peserta yang ikut vaksinasi booster berjumlah 130 orang. 

Kegiatan ini merupakan kesiapan menjelang pelaksanaan perkuliahan semester genap tahun akademik 2021/2022 yg masih dalam kondisi pandemi Covid-19, selain dilakukan penerapan protokol kesehatan secara ketat di lingkungan kampus.

Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk melindungi masyarakat dari virus covid - 19, dengan cara pemberian vaksin secara masif dan merata. Sehingga dengan suksesnya acara vaksinasi ini dapat membuat kegiatan akademik, belajar mengajar di lingkungan kampus Stikes Akbidyo menjadi lebih aman lagi. Karena perlindungan maksimal yang diterapkan bagi civitas akademika. (rel)

Baca Selengkapnya

Lihat Semua Berita

PROGRAM STUDI

DIII - Kebidanan
 
 

Lihat Profil

DIV - Manajemen Informasi Kesehatan / Rekam Medis

Lihat Profil

SI - Farmasi
 
 

Lihat Profil

SI - Profesi Kebidanan
 
 

Lihat Profil

TAUTAN

Pic

DIKTI

Pic

KEMKES RI

Pic

DINKES DIY

Pic

PIKM AKBIDYO