Profil Prodi

PROFIL PRODI SARJANA FARMASI STIKES AKBIDYO

Seiring dengan pemerataan tempat pelayanan kesehatan sehingga diikuti bertambahnya jumlah tempat pelayanan kesehatan, memerlukan penambahan berbagai jenis tenaga kesehatan baik berupa penambahan jumlah maupun peningkatan mutu pengetahuan dan keterampilan. Kehadiran perguruan tinggi merupakan sarana untuk mempersiapkan tenaga kerja yang profesional dibidangnya baik dari segi keterampilan maupun budaya kerja. Menyadari betapa pentingnya kehadiran perguruan tinggi untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas di bidang kefarmasian, Yayasan Bhati Sosial mendirikan Program Studi Sarjana Farmasi STIKes AKBIDYO.Program Studi Sarjana Farmasi STIKes AKBIDYO berdiri pada 18 Agustus tahun 2017 dengan SK Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 444/KPT/I/2017.

Dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Program Studi SI Farmasi senantiasa berorientasikan pada mutu yang baik. Upaya yang dilakukan meliputi peningkatan kualitas input (calon peserta didik), proses pembelajaran, lingkungan pembelajaran dan hasil yang memiliki kompetensi yang diperlukan untuk menjaga agar tercapai pendidikan bermutu yang sesuai  visi misi Prodi Sarjana Farmasi STIKes AKBIDYO. 

PROFIL LULUSAN
Lulusan program studi Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO diharapkan mampu menjadi tenaga kesehatan yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan menggali potensi alam Indonesia untuk menyediakan obat – obatan tradisional yang dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sehingga tidak tergantung obat obatan/ bahan obat  produksi luar negeri.

Identifikasi  profil  lulusan  dari  deskripsi  dan  unit  kompetensi  dalam  standar kompetensi menunjukkan 7 profil berikut:

  1. Care  giver:  mampu  mengidentifikasi  masalah  terkait  obat  dan  alternatif solusinya.
  2. Educator/Teacher,   Drug  Informer:  mampu   mencari   dan/atau   menelusur kembali, menganalisis, mengevaluasi, mensintesis, dan mendiseminasikan informasi terkait obat dan sediaan farmasi lainnya.
  3. Scientific  comprehension  & Research  abilities: mampu  menerapkan  konsep teoritis berbagai bidang ilmu kefarmasian dalam melakukan riset bidang kefarmasian
  4. Life-long learner: mampu meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan diri secara berkelanjutan.
  5. Leader, Decision maker, Manager: mampu menerapkan prinsip-prinsip manajemen dalam menjalankan pekerjaan kefarmasian.
  6. Communicator, teamwork abilities: mampu  membangun  hubungan interpersonal dengan berbagai pihak
  7. Personal/Professional responsibilities: mampu  bertindak  secara bertanggungjawab   sesuai  ketentuan  perundang-undangan,   norma  dan  etik kefarmasian.

Lapangan pekerjaan bagi lulusan Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO adalah melakukan pelayanan kefarmasian di Apotek, klinik, Instalasi farmasi Rumah Sakit, Instalasi farmasi Puskesmas dan home care. Melakukan pengembangan obat tradisional pada Industri Obat Tradisional dan industri obat tradisional rumah tangga dan BPOM.

Lulusan S1 Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO diharapkan dapat bekerja sebagai:

  1. Pengoptimalisasi Keamanan Penggunaan Obat yaitu mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah terkait obat di Rumah Sakit maupun Apotek berlandaskan prinsip-prinsip ilmiah untuk mengoptimalkan terapi dan bekerja di BPOM sebagai penjamin keamanan obat.
  2. Pelayan Sediaan Obat yaitu mampu  memberikan  sediaan  farmasi  sesuai kebutuhan  pasien disertai penjaminan mutu sediaan farmasi baik di RS maupun di Apotek
  3. Pembuat dan Pendistribusi Sediaan Obat yaitu mampu menerapkan ilmu dan    teknologi kefarmasian dalam perancangan, pembuatan, dan penjaminan  mutu  sediaan  obat  baik  di  RS,  Apotek  dan  Industri farmasi.
  4. Pelayan Informasi Obat dan Pengobatan yaitu mampu mencari, mengevaluasi,   menyiapkan, dan memberikan informasi tentang obat, pengobatan, dan penggunaan obat yang rasional kepada masyarakat baik di RS maupun di Apotek maupun di Instansi Pemerintahan sebagai penyuluh.
  5. Komunikator dan Kolaborator Interpersonal yaitu mampu berkomunikasi,    beradaptasi dalam lingkungan baru dan membangun hubungan interpersonal antar tenaga kesehatan lain baik dokter, perawat, bidan dan tenaga kesehatan lain di RS maupun Apotek.
  6. Pemimpin dan Manajer yaitu mampu menerapkan prinsip manajemen dan     kepemimpinan dalam melaksanakan tugas mandiri dan/atau mengelola tugas kelompok baik di layanan yaitu RS dan Apotek maupun di Industri farmasi.
  7. Pendidik, Peneliti yaitu menguasai IPTEK bidang kefarmasian, serta mampu mengembangkan diri secara berkelanjutan.



GAMBAR / FOTO

Tidak ada gambar / foto tersedia


VIDEO

Tidak ada gambar / foto tersedia